Thursday, June 23, 2005
akhirnyaaaa

akhirnya setelah berapa bulan aku bisa buka blogku lagi. wakh dah gak terasa berapa bulan yah aku gak entry lagi. sekarang masih fokus ama kerjaan, apalagi sekarang kan lagi heboh di indonesia ini masalah gizi buruk busung lapar dan masalah kesehatan yang lain. kerjaanku yang selalu berhubungan anak balita gizi buruk dan kurang emang harus banyak sabar nih. masalahnya kasih makan anak orang tuh gak mudah gak sulit. ada yang gampang langsung naik berat badannya, yang susah jangankan makan datang untuk kegiatan pos gizi aja gak datang. yah begitulah

berbicara masalah gizi buruk emang banyak sekarang-sekarang ini, ibarat fenomena gunung es. dari permukaan kelihatan sedikit padahal dibawah permuakaan masih banyak. kalaupun diberita-berita yang muncul di tv misalnya satu propinsi ada 13 balita gizi buruk maka itu adalah penderita gizi buruk yang sudah akut (marasmus dan kwashiorkor) dan ini belum mencapai kategori gizi buruk yang masih ringan atau sedang. karena kalau diukur berdasarkan antropometri maka bisa jadi balita gizi buruk sangat banyak. satu desa binaanku aja bisa 14 orang satu posyandu apalagi satu propinsi dengan ratusan atau ribuan posyandu. gak kebayang dehhhhhhhhhh

oke dehhhh mungkin ntar lagi di sambung
sekarng aku mo makan dulu

byeeee

Posted at 12:10 pm by fataha
Komentar  

Wednesday, March 30, 2005
Welcome To The Jungle

welcome to the jungle, wakh asik benar nih judul entry kali ini, jungle mana nih.

jungle yang ini ada di kalimantan tengah. yuppppp. mulai bulan ini maret 29 2005 fataha hijrah dari kota hujan bogor to the jungle in central kalimantan. perjalanan ke kalimantan sendiri cukup melelahkan walaupun cuman 1 jam 24 menit saya tertidur di pesawat, maklum kecapaian setelah begadang dibogor. yup akhirnya selamat datang di palangkaraya, selamat datang di hutan, selamat datang lahan dakwah baru, selamat datang kawan-kawan baru.


Posted at 10:59 am by fataha
Komentar  

Wednesday, March 16, 2005
Kebobrokan Moral di Barat

************************************************************

Masalah kebobrokan moral dan asusila merupakan masalah yang paling serius dan kronis yang dialami oleh masyarakat Barat. Meningkatnya masalah dekandensi moral di berbagai lapisan masyarakat telah menimbulkan kekhawatiran di tengah para pemikir dan pemerintah Barat. Masalah ini telah meninggalkan dampak negatif terhadap fondasi keluarga dan mengacaukan hubungan antara individu dan sosial di Eropa dan Amerika. Noel Hornor, seorang pendeta Amerika dalam sebuah makalah mengenai masalah hubungan seksual yang tragis di negaranya, menulis, “ Masalah asusila melanda semua tempat dan semua kalangan. Mereka semua telah dicengkeram oleh masalah ini. Masyarakat seolah-olah telah ditaklukkan oleh masalah asusila dan mereka tidak lagi bisa membedakan mana jalan yang benar dan mana jalan yang sesat.”

Meskipun pada masa lalu juga sudah muncul masalah dekandensi moral dan asusila, tetapi pada zaman sekarang, masalah tersebut secara drastis amat merajalela di Barat akibat dari kinerja jahat media massa. Media massa Barat dewasa ini dengan alasan kebebasan, secara brutal menyajikan pornografi untuk ditonton oleh semua orang, termasuk anak-anak. Hubungan seksual merupakan salah satu topik penting dalam acara televisi Barat dan para seniman saling berlomba untuk menyajikan hasil karya mereka di bidang pornografi. Media massa Barat umumnya telah melupakan tugas utama mereka sebagai penjaga moral dan budaya. Mereka kini malah menjadi sumber atau penyebar kefasadan dan kebobrokan moral. Niel Postman, kritikus sosial Amerika, mendeskripsikan fenomena ini  sebagai berikut. “Kata-kata malu, harga diri, dan kesucian kini telah kehilangan warna dan  nilainya.”

Hilangnya rasa malu dalam masalah seksual di Barat telah menyebabkan masyarakat Barat, khususnya anak remaja melibatkan diri dalam hubungan seksual yang bebas tiada batas sehingga menghancurkan sendi-sendi keluarga dan masyarakat. Menurut data statistik, tingkat perkawinan legal di Barat semakin menurun. Artinya, masyarakat lebih senang melakukan hubungan ilegal di luar perkawinan. Suratkabar Amerika Newsweek edisi bulan Januari tahun 1997 menulis: lebih dari separuh anak yang dilahirkan di Swedia, dimiliki oleh ayah-ibu yang tidak menikah. Di Perancis dan Inggeris, angka ini mencapai sepertiganya. Sedangkan di Amerika, tingkat kehamilan di luar perkawinan lebih dari dua kali lipat dibanding yang terjadi di negara-negara Barat lainnya.

Berdasarkan data dari News And World Report, lebih dari satu juta anak gadis Amerika yang mengandung, 75 persennya adalah tanpa nikah. Dari jumlah tersebut, 80 persen-nya adalah ibu-ibu muda yang miskin dan memerlukan bantuan dari pemerintah. Pusat penelitian ini juga menemukan data bahwa saat ini, setiap dua anak Amerika, satu di antaranya adalah anak hasil hubungan zina. Banyak sekali anak-anak yang tidak berdosa itu yang telah digugurkan.

Meningkatnya kefasadan moral di Barat diiringi pula dengan berkembangnya kekerasan yang telah meningkatkan angka pemerkosaan, sehingga kini, salah satu sumber ketakutan para wanita Barat ialah perkosaan. Di Amerika saja setiap tahunnya lebih dari 700 ribu wanita telah diperkosa. Lembaga penelitian RAINN dalam laporannya menulis: Dari setiap enam wanita Amerika, seorang darinya telah mengalami pemerkosaan. Lembaga ini juga menyingkapkan realita yang lebih pahit, yaitu bahwa 40 persen dari perkosaan tersebut dilakukan di dalam rumah dan sebagian besarnya oleh orang yang mereka kenali dan  famili terdekat, 20 persen di rumah tetangga, rekan atau saudara, dan 25 persen lagi di lokasi umum. Data bahwa kebanyakan dari pemerkosaan terjadi di dalam rumah dan dilakukan oleh keluarga terdekat, menunjukkan betapa kronisnya keruntuhan akhlak di Barat.

Poin lain yang menarik untuk kita perhatikan adalah bukan hanya wanita yang diperkosa. Setiap 8 orang korban pemerkosaan, seorang di antaranya adalah lelaki. Angka pelecehan seksual yang menakutkan ini pun masih dianggap rendah karena hanya 40 persen korban pemerkosaan yang mengadukan kasusnya ke polisi. Selebihnya menyembunyikan masalah ini karena malu atau takut karena para pelaku tidak akan dikenai hukuman berat sehingga ada kemungkinan membalas dendam. Para korban pemerkosaan terpaksa menanggung sendiri penderitaan mereka. Mereka menderita sakit fisik dan jiwa, seperti stress, depresi, trauma, mengigau dalam tidur, dan sebagainya.

Meningkatnya pelecehan seksual terhadap anak-anak merupakan satu lagi masalah tragis yang sedang menimpa Barat. Berita-berita yang diterbitkan mengenai perlakuan pelecehan seksual, menunjukkan bahwa sebagian pemerkosaan terhadap anak-anak itu dilakukan oleh ayah-ibu mereka sendiri. Berlandaskan kepada statistik yang dikeluarkan pada tahun 1996, 31 persen perempuan Inggeris mengalami perkosaan ketika mereka belum mencapai usia  akil baligh. Di Amerika, 15 persen dari korban pemerkosaan adalah anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun. Sementara itu, mafia penyeludupan anak-anak terus saja bebas melakukan kegiatan ilegal, yaitu menyeludupkan anak-anak ke Eropa dan Amerika untuk dijadikan pekerja seks.

Perkembangan kefasadan dan keruntuhan moral di Barat yang menakutkan ini telah meninggalkan berbagai dampak tragis terhadap masyarakat. Meningkatnya kekerasan, penculikan, penyakit jiwa, kehilangan identitas, penggunaan bahan narkotika, dan runtuhnya institusi keluarga, merupakan sebagian dari dampak kebebasan tanpa batas.  Pemerintah Barat pun tidak berdaya untuk mengontrol penyimpangan akhlak dan asusila di negara mereka, atau minimalnya, mengurangi dampak negatifnya. Noel Hornor menulis: Masyarakat yang meninggalkan fondasi moral akhirnya akan digabungkan ke dalam tong sampah sejarah.

Dewasa ini, Amerika sebagai sebuah negara adidaya justru merupakan negara yang paling parah menderita masalah kebebasan tanpa batas dan sedang berjalan di atas lorong keruntuhan akhlak. Berlandaskan kepada polling majalah Amerika Newsweek, 76 persen dari rakyat negara ini percaya bahwa negara mereka sedang mengalami keruntuhan moral. Proses kefasadan dalam masyarakat Amerika ini juga menjadi pelopor dalam penyimpangan di peradaban Barat pada umumnya. 

Fenomena di Barat ini merupakan bukti dari kehancuran manusia yang menjuhkan diri dari jalan Tuhan dan spiritualitas. Orang yang tidak menghambakan diri pada Tuhan yang merupakan kunci kemajuan dan kesuksesan, secara pasti akan menjadi penyembah hawa nafsu dan tenggelam dalam badai besar. Hari demi hari orang-orang Barat semakin merasa jenuh dengan kehidupan materi yang tidak memiliki tujuan dan akhir. Orang-orang yang sadar akan meninggalkan kehidupan seperti itu dan mencari agama dan spiritualitas. Agama yang telah diturunkan oleh Tuhan bagi manusia adalah bersesuaian dengan kehendak fitri manusia. Berlandaskan kepada ajaran agama besar, khususnya Islam, tidak ada satupun dari keinginan manusia, termasuk daya tarik seksual, yang boleh dibiarkan tanpa batas. Agama Islam mengajarkan, naluri manusia haruslah disalurkan di atas jalan alami yakni perkawinan, sehingga kelestarian ikatan kasih sayang dan keselamatan generasi masa akan datang terpelihara

************************************************************

Artikel maret 2004

source : perspektif


Posted at 09:11 am by fataha
Komentar  

Beginilah Allah Menjaganya

****************************************************************
Dikedua masjid yang berada ditanah suci, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, akan kita temukan halaqah-halaqah (kelompok) belajar, kelompok ini dihadiri oleh para dâris (pelajar) yang dibimbing oleh seorang Syeikh. Mereka mempelajari berbagai hal, ada yang membahas sebuah kitab, menuliskan tanda baca pada tulisan “Arab gundul” atau menghafalkan al-Qur’an.


Halaqah-halaqah ini terdiri dari pemuda-pemuda berseragam khas Arab, baju gamis putih dengan kafiyeh merah. Kalau ditilik dari wajahnya mereka datang dari berbagai negara, seperti Negara-negara Arab, Afrika, India/Pakistan, bahkan ada yang berwajah bule, kemungkinan mereka memperoleh bea siswa dari Kerajaan Arab Saudi.

Salah satu halaqah yang diadakan Masjid Nabawi di Madinah adalah hafidz al-Qur’an, halaqah ini terdiri 10-15 orang yang dibimbing oleh seorang Syeikh, ada beberapa halaqah dalam masjid dan mungkin tergantung tingkat senioritasnya. Para dâris ini menghafal al-Qur’an dengan duduk bersila, sambil menggerakkan badannya kedepan dan kebelakang secara terus menerus. Cara ritme seperti ini, kelihatannya dapat membantu mempercepat dâris dalam menghafal al-Qur’an.

Bagi dâris yang telah mampu menghafal, akan maju kedepan Syeikh untuk membacakan hafalannya. Mereka membacakan hafalannya 4-5 orang berbarengan sekaligus didepan Syeikh, dengan surah dan ayat yang berbeda.

Ketika salah seorang daaris salah bacaannya, Syeikh segera menggeleng dan dâris berusaha memperbaiki bacaannya. Jika daaris masih belum mampu menemukan lanjutan ayat dari bacaannya, Syeikh akan membantu mengejanya. Jika sang daaris masih tersendat, maka Syeikh memberikan isyarat untuk mundur dan dâris menghafal kembali.

Subhanallah, Syeikh bisa mendengarkan bacaan al-Qur’an 4-5 orang dâris sekaligus dengan surah dan ayat yang berbeda, Syeikh tahu saat salah satu dâris salah bacaannya, dan Syeikh juga tahu persis apa kelanjutan ayat tersebut.

Sungguh Allah SWT menjaga keaslian al-Qur’an dengan orang-orang seperti
ini:

Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan al-Qur’an dan sesungguhnya Kami
benar-benar menjaganya
. (Qs. al-Hijr [15]: 9).

Kalau kita telaah lebih jauh sejarah dunia, betapa banyak pemimpin yang tampil kemudian tenggelam bersama ajarannya. Betapa banyak nabi-nabi yang diutus, tetapi sedikit sekali yang mengikutinya atau malah dibunuh oleh umatnya. Betapa banyak kitab-kitab suci, kemudian diubah seenaknya oleh manusia yang mengaku atas persetujuan tuhan mereka (lihat 1, hal 54).

Nabi Muhammad Saw ditengah kerasnya pertentangan kafir Quraisy, sedikitnya pengikut yang diperoleh selama periode 13 tahun di Mekah. Tetapi akhirnya mampu menguasai Persi dan Rumawi. Ditengah maju-mundurnya peradaban Islam, pemusnahan kaum muslimin, pembakaran al-Qur’an dan penghancuran masjid oleh bangsa Mongol di Baghdad, pasukan salibis di Andalusia (Spanyol), Bosnia, Mindanao (Filipina), Afghanistan dan Iraq, pasukan komunis di Chechnya, Uzbekistan dan Afghanistan, kaum Yahudi laknatullah di Palestina, kaum musyrik Budha di Thailand, dan diberbagai tempat didunia. Semua itu tidak mampu memusnahkan kaum muslimin dan ajarannya. Saat ini Islam dianut lebih dari 1 milyar orang didunia dan al-Qur’an masih terjaga keasliannya hingga kini.

Tangan Siapakah yang ikut campur, sehingga terjaganya kelangsungan ajaran mulia yang dibawa oleh Rasulullah Saw? Tangan Siapakah yang ikut campur, sehingga terjaganya keaslian al-Qur’an? Siapa lagi kalau Yang mengutus Muhammad Saw dan Yang mewahyukan al-Qur’an itu sendiri, Allah SWT.

Dialah Tuhan Yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar untuk dimenangkan atas seluruh agama yang ada, meskipun orang-orang musyrik membencinya. (Qs. ash-Shaff [61]: 9).

Janji untuk menjaga al-Qur’an ini dibuat oleh Penguasa langit dan bumi, mustahil tidak akan ditepati-Nya. Salah satunya dengan menghadirkan orang-orang seperti Syeikh ditengah kaum muslimin. Wallahua'lam

Maraji’:
1. Nubuwwah (tanda-tanda kenabian), Abdul Malik Ali Al-Kulaib

 ***********************************************************************

diambil dari hayatulislam.net


Posted at 08:52 am by fataha
Comment (1)  

Monday, January 17, 2005
8,000 are dead and over 15,000 are wounded

Voice of the White House January 12, 2005

TBR News.org – January 14, 2005

“Several interesting items, one only amusing and the other serious. The Bush people have received so many very serious death threats aimed at Our Beloved Leader that they might as well put a dummy in the Presidential limo on inauguration day. No one will talk about the volume and apparent seriousness of these ongoing threats and neither will they talk about the ACTUAL DEATH TOLLS IN IRAQ! You have been posting only the official figures which are not accurate. These OFFICIAL figures indicate about 1,400 are dead and perhaps 4,000 wounded. Actually, and I have seen the figures from the Pentagon, over 8,000 are dead and over 15,000 are wounded, some maimed for life…blind, missing legs and arms or with the prospect of spending the rest of their young lives confined to a wheelchair in a Vets hospital with a permanent piss bag tied to a leg.

This is the greatest secret and holds the greatest fear for the Bush people. If the public ever finds out the truth, they will lynch him and his fascist co-workers in about ten minutes. Already, parents are wondering why their son’s name is not on official lists and this number is growing every day. This is the real reason why Bush forbade any pictures being taken of arriving caskets at Dover. All even an idiot would have to do would be to count the daily supermarket checkout and the rat would be out of the bag. This nasty business has real legs and even the dullard Bush is terrified.

Rigid censorship has been clamped down by the Pentagon on any information and especially the following truly horrible news: The Arabs have captured a number of GIs and have tortured them terribly before chopping of their heads which they defile by dumping into a well-used latrine. Their statements are that since the US under Bush has ignored the Geneva Treaty and tortured prisoners of war and executed a number of them plus God knows how many unarmed civilians, they will kill every GI they capture. Beheaded and terribly mutilated bodies are quickly grabbed by special teams of GI undertakers, hidden away and sent home in sealed caskets or cremated in a large oven in downtown Baghdad. (Shade of Auschwitz!)

This is one of the reasons why there are so many suicides and so many desertions among the terrified troops. This really awful business is a top priority secret but I will make the shits happy by letting it out and if I can get the actual figures, I will give them to you, names and all, to post alongside the official lies. Why don’t you ask survivors to send you the names of their lost sons and husbands and then check them against the Pentagon Lie List? Better, publish the entire roster of Official Dead and ask anyone whose relatives, sons or husbands are not on it to contact you. You are in the position of doing all of us a great favor if you do.”
http://www.tbrnews.org/Archives/a1314.htm

See our Inside the White House archives:
http://www.thetruthseeker.co.uk/category.asp?id=41

Last updated 16/01/2005


Posted at 03:12 pm by fataha
Comment (1)  

Saturday, January 15, 2005
JOre

jORE
kenapa kata ini selalu muncul ketika bertemu dengan Sunarto
JOre
kenapa kata ini selalu muncul ketika sedang menelepon atau ditelepon
JOre
kalau dibandingkan dengan namanya padahal bagus ""HASAN" ?????????
JOre
apakah karena dia selalu menagih uang ?
JOre
apakah karena dia selalu membangunkan orang yang tidur kesiangan ??????
JOre
apakah karena dia selalu tersenyum dan tertawa ketika berbicara ??????????
JOre
apakah karena ada sebab lainnya ???????
JOre
entah darimana kudapatkan untaian huruf yang bermakna ini ?
JOre
kalau dibandingkan dengan namanya tentunya gak seimbangkan ""HASAN ""
JOre
padahal masih banyak kata-kata lain yang mungkin lebih mengena
JOre
apakah itu Jhodi Lewe, atau Hese Sare atau yang lain lah
JOre
yang jelas ""HASAN"" dan jore berbeda
JOre
""HASAN"" adalah bermakna bagus,baik sementara jore akh kebalikannya kali
JOre
walau begitu itulah nama yang selalu teringat ketika bertemu dengannya
JOre
mohon maaf kalau ada salah padamu jore


Posted at 05:21 pm by fataha
Komentar  

Wednesday, January 12, 2005
telah meninggal

telah meninggal teman-temanku, akan meninggal teman-temanku.
telah meningalkan tempat berkumim yang dulu,akan  meinggalkan status yang dulu manuju status yg baru. hasan, sahro, supri adalah orang-orang yang telah meninggal, ayi syarif hidayat adalah orang yang akan meninggal. ya benar sahro, supri dan hasan adalah orang-orang yang telah meninggalkan tempat bermukimnya terdahulu menuju tempat bermukim yang baru. sudah menjadi suratan takdir bahwa mereka harus berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. berpindah dari tempat yang penuh dengan kenangan dan cerita bernama melati ke tempat yang baru. meninggalkan proyek-proyek yang sangat duniawi, meninggalkan cewek-cewek genit yang selalu menggoda dengan sapaan mas mas MAS DAN SETERUSNYA (MOHON MAAF HANYA MEREKA YANG TAHU)......teman-teman terbaikku telah meninggalkan tempat yang ketika daku kesana mereka selalu tertawa dengan riang. tapi sekarang kosong dan sepi. hanya seorang michael seorang yang tetap pada posisinya. semoga mereka bahagia disana di tempat baru yang sudah ditakdirkan tuhan untuk mereka. SUPRI, HASAN, SAHRO JHODI LEWE SELAMAT MENEMPUH KEHIDUPAN BARU DI TEMPAT YANG BARU, semoga kalian mendapatkan ketenangan dan kedamaian di tempat baru yang telah kau dapatkan. lupakan segala hal yang menyibukkan diri kalian ketika di Melati dulu. ingat disanalah kalian akan dapatkan sesuatu yang baru yang mungkin akan sangat menyenangkan atau mungki membosankan. ?????????????

ayiee akan meninggal ???
akhh betul ini , hari demi hari, detik demi detik perhitungan semakin dekat. makin bertambah makin dekat saat saat ketika waktu akan meninggalkan dirimu. saat engkau mempunyai status baru saat kau meninggalkan status yang lama. yah selamat dan semoga tabah. akhir januari di awal tahun 2005 saat penentuan. perubahan diri, kedewasaan, keyakinan, menuju hari yang ditunggu ketika akad terucap ketika sumpah terpatri mengikat diri sampai ajal menjemput nyawa. yah Ayie akan MENIKAH !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

 


Posted at 05:03 pm by fataha
Komentar  

Mendayun Sampan Menjejak Dunia, Perkenalkan Inilah Saya
   

<< December 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed